Abstrak
LATAR BELAKANG
Pembawa nano-pestisida yang sesuai berperan penting dalam meningkatkan efisiensi penggunaan pestisida. Di antara semua itu, nanopartikel silika mesopori (MSN) merupakan kandidat yang paling menjanjikan untuk aplikasi pestisida berskala besar dan aman.
HASIL
Dalam penelitian ini, MSN fungsional terbukti efektif sebagai pembawa yang ditargetkan pada mitokondria untuk menyalurkan fungisida strobilurin (penghambat rantai pernapasan mitokondria). MSN dibifungsionalisasi dengan karboksimetil kitosan (CMC), yang responsif terhadap pH, dan (4-karboksibutil) trifenilfosfonium bromida (TPP), yang merupakan penargetan mitokondria. Kapasitas pemuatan pestisida model pyraclostrobin (Py) pada pembawa mencapai 32%. Percobaan pelepasan Py in vitro menunjukkan kinerja pelepasan berkelanjutan dari pembawa. Ko-lokalisasi mitokondria dan pembawa mengonfirmasi bahwa penargetan mitokondria oleh pembawa nanopartikel. Uji bioaktivitas menunjukkan aktivitas antijamur Py@MSN-CMC-TPP bifungsionalisasi yang lebih unggul dibandingkan dengan MSN monofungsionalisasi dan produk suspensi Py komersial. Selain itu, bahkan ketika konsentrasi Py@MSNs-CMC dan suspensi komersial Py ditingkatkan hingga 200% relatif terhadap Py@MSNs-CMC-TPP, penghambatan tetap lebih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa pembawa bi-fungsional mengurangi jumlah Py yang dibutuhkan sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaannya.
KESIMPULAN
Dengan penerapan pestisida yang menargetkan mitokondria dalam skala besar, seperti metoksiakrilat dan penghambat suksinat dehidrogenase, MSN yang difungsionalkan memiliki potensi signifikan untuk muncul sebagai formulasi fungisida yang menjanjikan dan ramah lingkungan. © 2025 Masyarakat Industri Kimia.
KONFLIK KEPENTINGAN
Penulis mengonfirmasi bahwa konten artikel ini tidak mengandung konflik kepentingan.