Posted in

Tinjauan Komprehensif tentang Genus Asistasia: Pemanfaatan Obat Tradisional, Kandungan Fitokonstituen dan Aktivitas Farmakologis

Tinjauan Komprehensif tentang Genus Asistasia_ Pemanfaatan Obat Tradisional, Kandungan Fitokonstitue
Tinjauan Komprehensif tentang Genus Asistasia_ Pemanfaatan Obat Tradisional, Kandungan Fitokonstitue

Abstrak
Asistasia termasuk dalam famili Acanthaceae, yang merupakan famili terkemuka dari tumbuhan berbunga dikotil yang mencakup berbagai metabolit sekunder penting yang krusial dalam berbagai proses biologis. A. gangetica (L.) T. Anderson, juga dikenal sebagai Chinese violet, dianggap sebagai gulma herba yang dapat dimakan. Tumbuhan ini ada dari India hingga Asia Tenggara, tetapi budidayanya lebih luas di lingkungan tropis. Tinjauan ini ditujukan sebagai tinjauan pustaka komprehensif untuk aspek fitokimia dan biologis utama dari genus Asistasia. Survei pustaka mencakup banyak sumber bereputasi yaitu Pubmed®, Web of Science®, Google Scholar®, dengan kata kunci “Asystasia”, “Acanthaceae”, “antioksidan”, “polifenol” dan kata kunci relevan lainnya. A. gangetica memiliki banyak aktivitas farmakologis yang signifikan, termasuk efek antioksidan, antiinflamasi, antidiabetes, antibakteri, dan hepatoprotektif yang dirinci di sini. Selain itu, aktivitas vital ini dapat dikaitkan dengan keberadaan berbagai metabolit sekunder penting, seperti senyawa fenolik, flavonoid, terpenoid, dan alkaloid. Karya tinjauan ini menyimpulkan bahwa genus Asystasia tetap menjadi sumber yang kaya untuk produk alami baru dengan berbagai aktivitas biologis, dan nilai gizinya yang tinggi serta sifatnya yang dapat dimakan menunjukkan kemungkinan penggunaannya sebagai sumber makanan di banyak wilayah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *