ABSTRAK
Penelitian sebelumnya telah berupaya memahami mekanisme yang menyebabkan kesulitan hidup di awal mengganggu fungsi perilaku di kemudian hari. Namun, penelitian yang dilakukan untuk menyelidiki dampak pengalaman positif seperti pengayaan lingkungan masih sedikit. Di sini, kami meneliti dampak pengayaan lingkungan singkat (2 minggu) atau diperpanjang (8 minggu) terhadap diskriminasi, penghambatan rasa takut, dan penghilangan rasa takut selama masa remaja atau dewasa. Dua kondisi pengayaan digunakan: kelompok “Gubuk” menerima Gubuk polikarbonat di kandang rumah selama durasi percobaan, sementara kelompok “Variabel” menerima Gubuk polikarbonat, serta serangkaian fitur pengayaan yang bergiliran. Data kami menunjukkan bahwa pada wanita, pengayaan Variabel singkat meningkatkan laju pembelajaran tentang isyarat yang secara eksplisit menunjukkan keamanan selama masa remaja sekaligus mengganggu jenis pembelajaran ini pada orang dewasa. Pada pria, pengayaan tidak memengaruhi pembelajaran tentang isyarat keamanan. Sebaliknya, pada pria, pengayaan Variabel singkat awalnya meningkatkan penghilangan rasa takut, tetapi pengayaan yang diperpanjang (Variabel atau Gubuk) diperlukan untuk melihat peningkatan berkelanjutan selama penghilangan rasa takut. Pola ini tampak jelas bagi remaja dan orang dewasa. Pada tikus betina, pengayaan variabel tidak memengaruhi kepunahan, sementara pengayaan Hut meningkatkan pembekuan untuk semua tikus pada awalnya dan remaja saat kepunahan berlanjut. Karya ini berpotensi untuk menginformasikan perawatan dan intervensi untuk gangguan yang berhubungan dengan rasa takut, seperti kecemasan dan gangguan stres pascatrauma, yang disesuaikan untuk usia perkembangan dan jenis kelamin tertentu.
Konflik Kepentingan
Penulis menyatakan tidak ada konflik kepentingan.