ABSTRAK
Ukuran potensial terkait peristiwa (ERP) dari aktivitas otak yang berhubungan dengan ganjaran dan kesalahan telah digunakan untuk menjelaskan mekanisme saraf yang berkontribusi pada perkembangan psikopatologi. Masa remaja adalah periode perkembangan kritis yang dikaitkan dengan perubahan aktivitas otak yang berhubungan dengan ganjaran dan kesalahan ERP. Namun, ada kekurangan penelitian dalam subjek yang memeriksa apakah keandalan ukuran ERP sama atau berubah sepanjang masa remaja. Selain itu, tidak jelas apakah representasi waktu-frekuensi dari aktivitas otak yang berhubungan dengan ganjaran dan kesalahan menunjukkan sifat psikometrik yang serupa. Penelitian saat ini memeriksa sifat psikometrik dari aktivitas otak yang berhubungan dengan ganjaran dan kesalahan pada lima ratus lima puluh anak perempuan berusia 13,5 hingga 15,5 tahun ( M = 14,4, SD = 0,63). Peserta menyelesaikan tugas pintu dan flanker sementara elektroensefalografi (EEG) direkam pada dua penilaian: awal dan 3 tahun kemudian. Aktivitas otak yang terkait dengan hadiah dan kesalahan diukur menggunakan reward positif (RewP) domain waktu dan error negatif (ERN), masing-masing, serta aktivitas delta dan theta frekuensi waktu. Hasil menunjukkan bahwa semua pengukuran menunjukkan reliabilitas split-half yang memadai pada setiap penilaian dan reliabilitas uji-ulang 3 tahun di seluruh penilaian. Studi saat ini menunjukkan bahwa sifat psikometrik aktivitas otak yang terkait dengan reward dan kesalahan domain waktu dan frekuensi waktu sebagian besar konsisten di seluruh masa remaja, mendukung potensi penggunaannya sebagai ukuran perbedaan individu terhadap risiko psikopatologi.
Konflik Kepentingan
Penulis menyatakan tidak ada konflik kepentingan.