Posted in

Dampak Usia Donor dan Status Serologi Sitomegalovirus Donor terhadap Hasil Setelah Transplantasi Sel Punca Hematopoietik Alogenik Donor Terkait

Dampak Usia Donor

ABSTRAK
Infeksi sitomegalovirus (CMV) pascatransplantasi sel hematopoietik (HCT) tetap menjadi penyebab signifikan morbiditas dan mortalitas. Sementara profilaksis letermovir tersedia untuk penerima CMV-seropositif, pemilihan donor optimal untuk penerima CMV-seronegatif masih belum jelas, dengan usia donor sering diprioritaskan daripada status seronegatif CMV. Kami menyelidiki dampak relatif usia donor dan status seronegatif CMV pada penerima CMV-seronegatif ( n  = 1013) dengan donor CMV-seropositif ( n  = 318) atau CMV-seronegatif ( n  = 695), yang menjalani HCT dengan donor saudara kandung yang cocok dengan HLA dengan profilaksis penyakit graft-versus-host berbasis penghambat kalsineurin atau berbasis siklofosfamid (PTCy) pascatransplantasi, atau donor haploidentik dengan PTCy. Beberapa pendekatan konvensional dan pembelajaran mesin digunakan untuk memperhitungkan faktor-faktor pengganggu. Di semua analisis, status donor seropositif CMV secara konsisten dikaitkan dengan kelangsungan hidup keseluruhan (OS) dan kelangsungan hidup bebas penyakit yang secara signifikan lebih rendah, terutama didorong oleh peningkatan angka kematian non-kambuh (NRM). Usia donor yang lebih tua menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik dengan OS dan DFS dalam beberapa tetapi tidak semua model, dan ukuran efeknya kecil (sekitar 1% peningkatan bahaya per tahun dalam model bahaya proporsional Cox) dibandingkan dengan dampak substansial donor seropositif CMV (sekitar 27%–33% peningkatan bahaya untuk OS yang lebih buruk, sekitar 50%–60% NRM lebih tinggi dalam model bahaya proporsional Cox). Namun, model pembelajaran mesin kami mengungkapkan efek non-linier yang lebih bernuansa dan kompleks dari usia donor, yang selanjutnya menunjukkan dampak buruk dari status seronegatif donor CMV. Temuan kami menunjukkan bahwa memprioritaskan donor seronegatif CMV dapat dikaitkan dengan hasil yang lebih baik pada penerima seronegatif CMV. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memvalidasi temuan ini dan mengeksplorasi mekanisme yang mendasarinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *